Jadi dalam negara bersih ada 5 ciri lingkungan masyarakat Jepang

Jepang memiliki banyak hal terkenal, budaya, makanan, musik, film, gaya hidup masyarakatnya, dan banyak lagi. Salah satu cara hidup di Jepang yang harus Kalian ketahui adalah adat istiadat setempat.

Datang dan temukan beberapa tradisi Jepang untuk diikuti!

1. Membersihkan lingkungan

Jika Kalian pernah berwisata ke Jepang, Kalian mungkin tidak menemukan sampah di jalanan atau tempat sosial lainnya di negara tersebut. Karena sangat memperhatikan kebersihan lingkungan, orang Jepang tidak mengumpulkan sampah.

Jika Jepang dapat diakses oleh publik dan bukan sampah, itu adalah rumah Kaxeynayaan. Saat Kalian sampai di rumah, mereka membuangnya atau mendaur ulangnya.

Menurut triplelights.com, tradisi kesucian Jepang ini sudah diajari di sekolah. Di sekolah, para siswa di negara jepang wajib membersihkan ruang kelas mereka sebagai bagian dari kegiatan sekolah mereka.

2. Memilah sampah berdasarkan jenis dan daur ulang!

Di Jepang dikenal istilah Gomi Ten yang merupakan seni memilah sampah. Jepang memiliki sistem TPA yang memungkinkan orang memilah sampah secara akurat.

Menurut jpninfo.com, setiap provinsi di Jepang memiliki sistem pengumpulannya sendiri. Misalnya, beberapa sistem perkotaan mungkin mengklasifikasikan limbah sebagai mudah terbakar (kantong merah), tidak mudah terbakar , serta kertas dll. (kantong putih).

Setelah sampah dipisahkan, sampah yang dapat didaur ulang tersebut didaur ulang melalui proses daur ulang.

3. Simpan di dalam air

Orang Jepang makan banyak air pancuran dan toilet setiap hari, lapor news.nost.jp. Air Sakura tidak akan pernah terbuang percuma.

Menurut inournaturemag.com, faucet yang sama dapat digunakan hingga lima kali di rumah empat orang. Ini karena mereka menggunakan teknologi daur ulang air. Selang yang terhubung ke kamar mandi mengalirkan air bekas agar bisa digunakan kembali.

Jika Kalian tidak memiliki teknologi modern di rumah, Kalian tetap dapat menghemat air dengan mengurangi konsumsi air yang tidak diinginkan.

4. Saya lebih suka transportasi umum

Meskipun harga mobil di Jepang relatif rendah, banyak orang Jepang lebih memilih transportasi umum. Selain pajak dan biaya parkir yang tidak hilang dari mereka, warga Jepang lebih memilih transportasi umum seperti bus dan kereta api, fasilitas dan waktu yang baik.

Tentunya, penggunaan angkutan umum tidak hanya akan mengurangi polusi udara dan emisi gas rumah kaca, tetapi juga kemacetan. Masih malu dengan transportasi umum yang ramah lingkungan?

5. Apakah Kalian suka jalan-jalan?

Bukan rahasia lagi kalau banyak orang Jepang yang menikmati arus kesehariannya. Gang-gang atau trotoar pribadi serta udara segar di Jepang sangat mendorong warganya untuk pergi ke mana pun.

Namun, tradisi Jepang berakar pada sekolah. Sejak sekolah dasar, anak-anak Jepang telah mengembangkan kebiasaan pergi ke sekolah tanpa mobil sendiri atau bahkan tanpa orang tua.

Ternyata banyak tradisi lokal dalam masyarakat Jepang yang patut ditiru karena memang tradisi Indonesia. Meskipun mereka mungkin kekurangan beberapa fitur, seperti teknologi pengolahan air rumah modern dan kecukupan jalan dan sistem transit, elemen-elemen ini tidak akan menjadi tantangan bagi kepatuhan kami. lingkungan Hidup.

Di lantai atas, Kalian dapat mengembangkan sikap positif terhadap diri sendiri dan menyampaikannya. Datang dan cintai lingkungan!

Baca Juga : 5 Fakta Unik Vending Machine di Jepang yang Wajib Kamu Tahu